Berita

Ajak Tim Penggerak PKK, Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

 

Kabupaten Sleman, pada masa pandemi Covid-19, telah terjadi perubahan pola hidup masyarakat. Lebih banyak aktivitas di rumah membuah masyarakat menghasilkan lebih banyak sampah, khususnya sampah kemasan plastik serta sampah medis. Apabila tidak ditangani secara tepat, maka hal ini akan menimbulkan polemik baru dalam lingkungan. untuk itu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman melaksanakan sosialisasi pengelolaan sampah mandiri kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Kader se Kapanewon Pakem di Pendopo Kapanewon yang berlangsung pada Rabu (13/07/2022).Muhammad Yidin sebagai Kepala Seksi Pengelolaan Persampahan  DLH Sleman menerangkan bahwa gerakan pilah sampah dari rumah merupakan upaya pengurangan sampah dan mendukung peningkatan perbaikan tata kelola sampah di tingkat desa atau kelurahan Pakem. Diharapkan ada peningkatan agar kita bisa menggunakan ulang, mengurangi, dan mendaur ulang sampah tidak bernilai menjadi bermanfaat.

“Sudah saatnya kita bicara tentang mari kita pilah sampah dari rumah. Bagaimana meningkatkan bank sampah dan bagaimana sampah itu terkelola,” terangnya.

“Tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga menjadi kunci utama dalam mendukung pemilahan sampah dari rumah khususnya sampah plastik,” terangnya.

Muhammad Yidin pun turut menerangkan pemilahan pada dasarnya merupakan tanggung jawab semua individu penghasil sampah. Dengan memilah sampah, minimal sampah organik dan anorganik, pihak pengepul maupun pendaur ulang lebih mudah dalam mengelolanya. Para peserta turut antusias dalam mengikuti sosialisasi hal ini bertujuan untuk meningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah secara luas.

Dihimbau untuk seluruh masyarakat dapat saling mengingatkan lingkungan sekitarnya untuk melakukan gerakan pengurangan sampah terutama sampah yang sulit terurai seperti sterefoam, plastik dan kaleng demi menjaga lingkungan juga menjaga ekosistem.