Berita

Merti Sungai, Kearifan Lokal Masyarakat Sleman Menjaga Sungai

Sungai ibarat urat nadi kehidupan alam, bak aliran darah yang mengaliri seluruh muka bumi, memberi manfaat bagi kehidupan manusia dan mahluk lainnya. Dalam rangka membentuk dan mengembangkan karakter cinta lingkungan dan menjaga kebersihan, Komunitas Bedog Lestari melaksanakan kegiatan ‘Merti Sungai’ yang digelar di Bantaran Sungai Bedog, Kaliabu, Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (19/6/2022).

Kegiatan pembersihan sungai dari kotoran sampah yang dipimpin oleh Ketua Komunitas Bedog Lestari, Iskandar ini dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Purwoko Sasmoyo, Perwakilan Pemerintah Kapanewon Gamping dari Jawatan Kemakmuran, Kepala Unit Intelijen Keamanan Kepolisian Sektor Gamping, Iptu Sigit Sudarmanto, serta Ketua Rukun Warga 13 Kaliabu, Kirmanto. Selain itu, turut terlibat Komunitas Dharma Laku, Kekandhangan, Sahular, Siaga Satwa, KIM Pararta Guna, serta segenap warga RT 03, RT 04, dan RT 05.

Tujuan merti sungai dalam rangka menumbuhkan rasa kebersamaan, kesadaran dan kepedulian masyarakat maupun pemerintah dalam memelihara serta menjaga kelestarian sungai. Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Purwoko Sasmoyo menyampaikan pentingnya merawat dan melestarikan sungai, serta mengajak warga di bantaran sungai agar ikut aktif dalam kegiatan bersih sungai. Selain itu, disampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman telah melakukan kajian berupa identifikasi sumber pencemar sungai terkait dengan ikan endemik di sepanjang aliran Sungai Bedog yang sudah banyak menurun populasinya dengan melibatkan pihak ketiga.

“Keberadaan ikan endemik atau ikan sungai yang asli seperti Wader, Cethol, Nilem, Uceng, Tawes, serta Udang Air Tawar maka ekosistem sungai akan terawat. Karenanya, kita harus menjaga kehidupannya agar ikan endemik dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cara tidak menangkap ikan di sungai menggunakan setrum atau racun,” pesan Purwoko.

Aktivitas pengangkatan sampah dan ranting-ranting pohon bambu yang menghambat aliran sungai Bedog sepanjang 200 meter di wilayah RW 13 Kaliabu tersebut dilakukan oleh warga sekitar dibantu oleh sejumlah relawan yang hadir menggunakan Perahu Alumunium Jon Boat the Trekkers yang dilengkapi peralatan yang diperlukan.